Hijab Muslimah

Wahai
Muslimah.. Sadarilah.. Jilbab adalah Kewajiban..!

 bukan Sunah, bukan juga Adat atau Budaya..!!!

Assalamu’alaikum
Wr. Wb..

Saudariku
yang dirahmati Allah……..

 

Renungkan saudariku..

Besok di Yaumul Hisab setiap helai
rambut kita akan bersaksi..

siapa saja yang bukan muhrim melihat
rambut kita,berarti telah kita “jerumuskan” mereka dalam dosa karena telah
melihat aurat kita..

dan jelas kita juga berdosa,
padahal berapa helai rambut kita yang kita “biarkan” terlihat..!!

Dan rambut itu akan bersaksi ditiap
helai dan tiap hari yang kita lalui di dunia..

bayangkan saudariku :

berapa ribu helai rambut kita dikalikan
jumlah laki2 yang bukan muhrim yang melihat dikalikan lagi dengan jumlah hari
yang kita lalui tanpa jilbab penutup aurat..

berapa banyak dosa kita…

Renungkan saudariku..

ini baru masalah rambut saja kita
sudah menghabiskan begitu banyak dosa, belum lagi tangan, kaki, bahkan paha
yang dibiarkan “bebas” tanpa aurat..

Istighfar saudariku..tidak
takut-kah kalian…………………..mari kita merenung..

Wahai
Saudariku Muslimah,

Dalam
hal berpakaian kita sering menuduh bahwa laki2 sering meremehkan wanita, tapi
pernahkah kita berpikir bahwa kadang hal itu justru terjadi karena wanita
meremehkan dirinya..

banyak
wanita yang salah kaprah, bahwa cantik itu adalah dengan memperlihatkan bagian
tubuhnya. Akan terlihat manis kalo bagian ini keliatan, akan terlihat sexy kalo
bagian itu keliatan.

Justru
dia tidak tahu, bahwa dia membuka kesempatan selebar2nya utk di tonton,
diremehkan, dijamah seenaknya oleh laki2.

Analogi
sederhana aja, mana lebih higienis dan
exclusive, roti yang dibungkus plastik dan dalam kemasan, atau roti yang
terbuka ,yang di jajakan di pinggir jalan ?
:))

Allah
memberikan hukum bukan tanpa maksud..

Kaum
hawa di suruh pake jilbab bukan utk di batasi geraknya, justru utk
dilindungi….

and
it’s all about women dignity..

mari
sejenak kita kembali merenung, tinggalkan gengsi, tunduklah, dan rasakanlah..

Wanita yang secara sengaja tidak
menutup auratnya ibarat orang yang sedang menebar dosa di tengah masyarakat.
Bukan hanya dirinya yang berdosa, tetapi siapapun laki-laki yang ada di
sekitarnya akan bersesiko untuk ikut kena getahnya. Bayangkan saja dosanya,
jadi mirip MLM tuh dosanya berlipat-lipat..dan lebih berbahaya lagi karena
kalian tidak sadar akan hal ini..

Kalau masih ada orang yang
mempertanyakan kewajiban shalat lima
waktu atau puasa di bulan Ramadhan, maka jelas-jelas dia kufur kepada perintah
Allah SWT. Maka kalau ada orang Islam yang mengatakan bahwa aurat tidak wajib
ditutup di depan lawan jenis yang bukan mahram, maka dia telah kufur dari
ketetapan Allah SWT. Apakah kita ingin mengatakan bahwa agama Islam tidak
mewajibkan wanita menutup aurat? Lalu kita ingin mengingkari Al-Quran dan
sunnah Rasulullah SAW? Na’audzubillah Min Dzalik..

Jilbab merupakan bagian dari
syari’at yang penting untuk dilaksanakan oleh seorang muslimah. Menggunakan
jilbab yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah wajib dilakukan oleh setiap
muslimah, sama seperti ibadah-ibadah lainnya seperti sholat, puasa yang
diwajibkan bagi setiap muslim
. Ia bukanlah kewajiban terpisah
dikarenakan kondisi daerah seperti dikatakan sebagian orang (karena Arab itu
berdebu, panas dan sebagainya).

Alloh Ta’ala memerintahkan kepada
kaum muslimah untuk berjilbab sesuai syari’at. Alloh berfirman, “Wahai Nabi
katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu serta para wanita kaum
beriman agar mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka.
Yang demikian itu agar mereka mudah dikenal dan tidak diganggu orang. Alloh
Maha pengampun lagi Maha penyayang.”
(Al Ahzab: 59)

Lalu batasannya seperti apa dalam
berjilbab :

Pakaian muslimah itu harus menutup seluruh badannya kecuali wajah dan
kedua telapak tangan

(dan jilbab itu haruslah menutup
bagian dadanya )<<– ini yang sering dilalaikan

(lihat QS. Al Ahzab: 59 dan An Nuur: 31).

Mari
kita jawab berbagai “alasan” yang biasanya dipakai untuk “menunda/menolak”
jilbab

 

1. Hati harus di-jilbab-i
terlebih dahulu

Pernyataan ini paling sering dijadikan alasan dan sangat
rancu, karena Rasulullah saw. tidak pernah berkata demikian. Justru kalau
ditilik dari fiqih prioritas, maka menutup aurat jauh lebih urgent
daripada yang lain, karena ia memberi dampak pada moralitas masyarakat. Tentu
saja setiap manusia punya kekurangan dalam akhlaq atau hatinya, dan
memperbaiki diri dalam masalah ini sangatlah rumit. Apa kita harus menjadi orang suci terlebih dahulu sebelum mengenakan jilbab?
Justru mengenakan jilbab adalah ibadah yang jauh lebih sederhana dan
mudah daripada menata hati. Logikanya, kalau kita belum berjilbab dan kita
membuat “kesalahan” berarti kita telah melakukan dua kesalahan, tapi kalau kita
sudah berjilbab dan kita melakukan “kesalahan”, paling tidak kita “cuma”
melakukan satu buah kesalahan. Jadi intinya jika berjilbab harus “Sholeh” dan
“bersih” dulu adalah sebuah penyesatan cara berfikir..

2. Jilbab = sulit jodoh

Ini
adalah observasi yang amat-sangat-keliru dan cenderung prematur. Pertanyaan
sebenarnya adalah lelaki macam apa yang hendak dijadikan pasangan? Kalau ingin
berjodoh dengan artis Hollywood, maka memang
benar jilbab akan mempersulit Anda untuk mencapai tujuan. Tapi kalau
lelaki yang Anda inginkan adalah yang saleh, taat pada agama, setia, tidak
menilai perempuan dari fisiknya saja maka berjilbab adalah solusinya.

 

3. Jilbab itu ekstrem, kuno, gak gaul

Yang
ekstrem itu adalah orang-orang yang mengetahui perintah Tuhan namun menolaknya
mentah-mentah. Mengherankan mengapa jilbab dituduh ekstrem sementara
memakai rok mini atau hotpants di
mall dianggap wajar. Mana yang lebih ekstrem sebenarnya : menutupi aurat dengan
baik dari pandangan non-muhrim atau mengobralnya secara gratisan kepada
semua mata yang melihat?

4. Takut disangka ‘alim’.

Dunia memang sudah terbalik, sampai-sampai manusia
tidak mau dianggap alim. Inilah propaganda nyata dari dunia barat tentang
perusakan mental generasi muda yang salah satu pintu masuknya melalui fashion
dan gaya hidup,
sehingga memunculkan pribadi-pribadi inferior (minder dengan budaya barat),
yang selalu berusaha meniru apapun yang dijejalkan barat..tentu kita tidak mau
bukan. Jadilah generasi berkarakter..

Saudariku
Muslimah yang dirahmati Allah…

Ingatlah…

Jika
kita tidak segera menggunakan jilbab, tanpa kita sadari dosa kita telah
bertambah berkali-kali lipat ditiap detik, menit, jam, dan dan di tiap
hari-hari kita..

Jangan
tunda lagi saudariku, ajal kita gak tau kapan.

Wallahualam Bishawab..

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

( Dari Segala Sumber )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s